Selembut tiupan bayu yang menampar lembut pipiku
Semerdu kicauan beburung di pagi nan syahdu
Sehening redup pepohonan rendang
mendamaikan sekeping hati yang
merindu cinta hatinya..
Dari kejauhan ini hanya aku merindukan bisik suaranya
Dari kejauhan aku terlalu rindu ukir senyum dia
Dari kejauhan cuma aku puja bayangnya dia
S0s0k tubuh tegap itu bisa buat aku
lemas dalam angan pelukannya
Juga bisa buat nafas aku
hilang tersasar entah
kemana..
Cuma dari bisikan hati yang tulus mencintai juga merindui
Bisa aku rasa derap rindu hatinya yang gundahparah
Hanya dalam degup nadi bisa aku dengar namaku
Diseru dan dipuja tanpa dibiar sesaat berlalu
Disebalik deruan nafas juga derap jantung
Hanya cuma berlagu irama ukiran nama
Seorang Sang Raja yang telah menakluk
Kerajaan hati dengan cinta tulus yang
tiada galang ganti walau dihunus
mata pedang yang tajam
ke arah hati yang
penuh cinta buat
Sang Raja
cuma..


No comments:
Post a Comment