Bicara itu kaku tatkala
mata berpautan.. Kau dan aku.
Hati meraung agar
bicara itu ditutur..
Akal rancak mencari
rentak tari lenggok kata
yang tersepit di celah
helaan degup jantung yang bersepah
degupannya.
Dan,
Akhirnya..
Bibir itu membisu.
Bicara itu terus kaku.
mata berpautan.. Kau dan aku.
Hati meraung agar
bicara itu ditutur..
Akal rancak mencari
rentak tari lenggok kata
yang tersepit di celah
helaan degup jantung yang bersepah
degupannya.
Dan,
Akhirnya..
Bibir itu membisu.
Bicara itu terus kaku.


No comments:
Post a Comment